Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 November 2017

AKU: warung angkringan


Aku: adalah sebagian dari manusia yang tidak suka ketika kamu lebih menyayangkan orang lain ketimbang aku.  Aku yang lebih mementingkanmu di atas segalanya. Aku bela kau di depan seribu temanku. Aku bela kau di depan tuhanku. Aku bela kau saat salah, aku benarkan dengam cara pandangku. 

AKU: orang yang akan kau anggap egois. Aku orang yang kau anggap jahat. Tapi itu karna aku menunjukkan sikap keberadaan cintaku sebenarnya. 
Apakah (AKU) yang salah persepsi atau memang salah dalam caraku memandang arah. Bila aku salah maka benarkan dengan alasanmu yang bisa kuterima dengan logikaku.

Aku: percaya kau benar sayang. Tapi tak menutup kemungkinan aku juga bisa tidak percya dengan ukuran waktu yang singkat. Aku bisa saja berfikir dengan lantang, aku yang hanya di anggap seperti warung angkringan yang sengaja di singgahi hanya untuk mengenyangkan perut dan di tinggal pergi saat perut mulai kenyang. 

Sabtu, 28 Oktober 2017

Pemudi Bangsa Indonesia


Wahai Pemuda pejuang Bangsa
Wahai pemuda penerus bangsa
Bangkitlah untuk Negara Tercinta
Jadilah engkau pemuda peraih Cinta,  dalam cita-cita Bangsa
yaitu Bangsa Indonesia..

Bukan seberapa banyak pemuda
Tapi,  seberapa banyak perjuangan untuk kesejahteraan Indonesia

Pemuda yang memiliki jiwa Membara
Tunjukkan pada Negara bahkan Dunia
Bahwa kalian pemuda Indonesia
Pemuda penegak Kehormatan Bangsa dan Negara..

Kami Indonesia,
Kami Pemuda
Kami Mahasiswa
dan Kami PMII
(Fitri F)

Rabu, 25 Oktober 2017

Secangkir kopi


Hanya dirimulah yang mampu menemani setiap hujan dikala rindu datang: menghantam
Dirimulah yang mampu menghangatkan dinginnya relung hati ini, namun ada kalanya dirimu menyebalkan.
bagaimana tidak menyebalkan ketika aku menikmati sedikit demi sedikit bahkan sampai habis dan tak tersisa sedikitpun,,
membuat ku terpengaruh akan pesona pekat asapmu terpengaruh dengan nikmat aromamu, hingga aku lupa bagaimana aku bisa tertidur dengan nyenyak.
lupa bagaimana aku melihat waktu ketika senja mulai bermunculan,,
karna itu pengaruhmu yang sangat kuat, hingga merasuki relung hati dan fikiran ini
Oh secangkir kopi dirimu begitu menggairahkan dan menyebalkan.
(Wdjek)

Rabu, 28 Desember 2016

Pandangan Ku




Di sudut cendela ini aku memandangmu
Aku melihat ada bola indah di matamu
Yang memancarkan warna pelangi
Lekukan bibirmu yang merah merona
Yang memuat senyumu semakin indah
Waktu ini ku nikmati
Rasanya aku tak ingin pergi dari pandangan ini
Semakin lama ku memandangmu
Semakin cepat darah ini mengalir
Detak jantung mulai tak beraturan
Gelisah rasa nya  hari-hariku
Apa mungkin ini tanda benih-benih sayang
Tapi tak mungkin
Sekat kaca ini terlalu jauh
-INF

Senin, 26 Desember 2016

Rindu Melebur




Ketika berjalan dengan kakinya
Sepi, tertatih-tatih
Ketika berjalan dengan telinganya
Bersama angin bersama burung
Riang bernyanyi menyambut pagi
Ketika berjalan dengan kepalanya
Gunung-gunung bercerita
Rumput bernada
Senandungkan lagu cinta
Ketika berjalan dengan hatinya
Maka menjadi rindu
Menembus dinding akal dan fikir
Kepada bulan kepada matahari
Menjadi abadi
Memancar dari dalam pribadi
Ketika bercerita tentang cinta bagaikan guru cinta.
Berjuta lirik tercipta, beribu puisi teruntai,
semua indah,
Padahal tidak ada sekolah
jurusan ilmu cinta.
Itulah api cinta ketika bergelora
Dari tambang pengembaraan ruhaniah
Ketika api itu larut bersama sinarnya
Membakar sekat dan hijab
Menembus dinding akal dan fikir
Membuka situs-situs Lauh Mahfud
Maka, ruh membaca dan akal menyimpan data.

Senin, 12 Desember 2016

Pemujamu





Pemujamu
Aku, yang hanya bisa menatap punggungmu
yang hanya dapat menghitung hari-hari ketika ku mengharapkanmu berpaling kepadaku
yang hanya diam-diam mencintaimu, menyayangimu
yang terlalu takut dirimu menjauh ketika kukatakan bahwa aku sayang padamu
Aku tak setegar yang kau bayangkan
Aku menangis. Dalam senyumku aku menangis
Menyesal karena diriku terlalu bodoh mengharapkan cintamu,
ketika kau sudah memeluk cinta darinya
Aku hanya dapat mengenang semua kenangan kita
Kenangan yang tak sengaja kau ciptakan,
yang selalu buatku tersenyum
Kau yang selalu hadir dalam malam-malam gelapku,
menenangkanku, membuatku selalu merasa diperhatikan
Tapi memang sudah takdirku
Tuk menjadi sesuatu yang tak dapat kau peluk
tuk menjadi sesuatu yang tak dapat kau belai
Aku hanya ingin kau tahu,
bahwa aku mencintaimu
dan aku akan selalu menyayangimu,
walau tak mungkin bagimu tuk berbalik dan menatap mataku

Minggu, 30 Oktober 2016

Surga Dimana

Di bawah langit yang indah ini Aku belajar melangkah untuk mencari kebahagiaan dunia Langkah-langkah yang ku lalui ku mendapat kan arah jalan untuk mencari kebahagiaan yang di gadang-gadangkan semua orang. Surga. Dari sabda-sabdanya aku mulai menemukan cara untuk mendapatkanya Satu dua langkah ku lewati Tapi aku mulai tak mengerti dengan ajaran yang ku dapat ini Banyak orang yang menghujatnya Sampai ada yang bilang Kafir, Bid'ah. Mana yang benar ? Mana yang salah ? Aku d tengah-tengah orang yang sama-sama islamnya Apakah ini islam ? Harus saling menyalahkan yang lain Untuk menghuni surga yang engkau gadang-gadangkan indah itu.

Anak Ku

Malam ini petir menggelegar Kilat putih menyambar Langit hitam memucat Semakin larut tapi kabar tak kunjung datang Rasanya malam ini aku ketakutan Terbayang wajah nya yang riang Dulu dia suka tidur di sebalah ku memeluk hangat tubuhku Kini engkau pergi Mencari ilmu untuk bekal hidup mu Anak ku ibu sangat merindukan mu dulu ibu menyuapimu tapi engkau enggan makan Tapi kini engkau jauh di sebrang Bagaimana kabar mu nak Apa engkau betah di sana Yang harus jauh dari orang tua Demi menimba ilmu Ibu selalu mendo'akan mu Apa engkau juga mendo'akan ibumu yang semakin mengkriput kulit ini Nak ibu menyayangimu Kabari ibu walau sekecap waktu. Semoga engkau baik-baik di sana nak Dan pulang lah membawa gelar strata satumu untukku Ibu sangat merindukanmu..

Selasa, 25 Oktober 2016

Biarkan Aku




Biarkan ku
Biarkan aku mencintaimu dengan izin tuhanku
Walau dengan 1000 keraguanku
Biarkan ku tetap menjaga rasa cinta ini
bukan sekarang, tapi nanti
Biarkan ku merangkai seribu tulisan
Hingga kau tau, ini semua untukmu
Biarkan ku memandangmu
Dari pandangan hati yang tak kau ke tahui
Biarkan ku simpan cinta ini
Sampai nanti waktu nya tiba
Biarkan waktu yang membuatku lelah dengan sendirinya karena merindukanmu
Biarkan ku tetap disini
Menanti dirimu datang dan menerima ku
Biarkan ku tetap berdo'a
Untuk meminta cinta tulusmu.

Sajak cinta




Sajak Cinta
Hari ini sebelum senja menutup diri
Aku sadari betapa hidup sangat berarti
Ketika manis dirimu berkata-kata
Atas indah cinta itu bahagia
Saat sejenak kutemukan cinta
Hapus semua langit punya air mata
Dan kemudian yang telah tersadar dan bahagia
Cinta hidupkan arti hidup penuh makna
Dan saat tangan itu kugenggam
Saat merekah senyuman hangatmu di hadapanku
Saat semua cinta ada dan terasa
Atas dirimu yang beri aku dunia penuh bahagia
Ketika ketulusan cinta itu hadir tanpa pamrih, atas senyuman dan tawa yang kau berikan. Aku bersyukur tuhan telah mempertemukan kita hari ini. Setelah semua rasa yang terpendam, dan rindu atas dirimu yang buat duniaku indah, kau sapa aku dengan senyum hangatmu, yang buat sisa hari ini menjadi hari yang terindah

Makalah Neo-Sufisme: Konsep dan Prospeknya di Dunia Islam Modern

  Makalah Neo-Sufisme: Konsep dan Prospeknya di Dunia Islam Modern Pendahuluan Ketika arus modernisasi menghujani dunia Islam, proses modern...