Jumat, 23 Juli 2021

TUJUAN EVALUASI PENDIDIKAN

 


BAB II

PEMBAHASAN

A.    TUJUAN EVALUASI

Jika kita ingin melakukan kegiatan evaluasi, terlepas dari jenis evaluasi apa yang digunakan, maka guru harus mengetahui dan memahami terlebih dahulu tentang tujuan dan fungsi evaluasi. Bila tidak, maka guru akan mengalami kesulitan merencanakan dan melaksanakan evaluasi. Hampir setiap orang yang membahas evaluasi membahas pula tentang tujuan dan fungsi evaluasi. Tujuan evaluasi adalah untuk mengetahui keefektifan dan efisiensi sistem pembelajaran, baik yang menyangkut tentang tujuan, materi, metode, media, sumber belajar, lingkungan maupun sistem penilaian itu sendiri. [1]

Menurut Gronlund (1976 :8), evaluasi dalam Pendidikan memiliki tujuan :

a)     Untuk memberikan klarifikasi tentang sifat hasil pembelajaran yang telah dilaksanakan,

b)     Memberikan informasi tentang ketercapaian tujuan jangka pendek yang telah dilaksanakan,

c)     Memberikan masukan untuk kemajuan pembelajaran,

d)     Memberikan informasi Tentang kesulitan dalam pembelajaran Dan untuk Memilih pengalaman Pembelajaran di Masa yang Akan dating

Informasi Evaluasi dapat digunakan untuk membantu memutuskan kesesuaian dan keberlangsungan dari tujuan pembelajaran, Kegunaan materi pembelajaran, Dan untuk mengetahui tingkat efisiensi dan efektifitas dari strategi pengajaran (metode dan Teknik belajar mengajar) Yang digunakan[2]

 

B.    FUNGSI EVALUASI

fungsi evaluasi menjadi dua macam, yaitu fungsi formatif dan fungsi sumatif. Fungsi formatif dilaksanakan apabila hasil yang diperoleh dari kegiatan evaluasi diarahkan untuk memperbaiki bagian tertentu atau sebagian besar bagian kurikulum yang sedang dikembangkan. Sedangkan fungsi sumatif dihubungkan dengan penyimpulan mengenai kebaikan dari sistem secara keseluruhan. Fungsi ini baru dapat dilaksanakan jika pengembangan program pembelajaran telah dianggap selesai.[3]

Atau sederhananya lagi evaluasi Memiliki fungsi untuk membantu guru dalam hal:

-        penempatan siswa dalam kelompok - Kelompok tertentu,

-        perbaikan metode mengajar

-        mengetahui kesiapan siswa (Sikap,mental, material),

-        memberikan bimbingan dan seleksi dalam rangka menentukan jenis jurusan maupun kenaikan tingkat (Gronlund, 1976:16).

 

C.    Kegunaan Evaluasi Pendidikan Islam

Secara umum ada empat kegunaan evaluasi dalam pendidikan Islam, sebagai berikut:

o   Dari segi pendidik, yaitu untuk membantu seorang pendidik mengetahui sejauhmana hasil yang dicapai dalam pelaksanaan tugasnya.

o   Dari segi peserta didik, yaitu membantu peserta didik untuk dapat mengubah atau mengembangkan tingkah lakunya secara sadar ke arah yang lebih baik.

o   Dari segi ahli fikir pendidikan Islam, untuk membantu para pemikir pendidikan Islam mengetahui kelemahan teori-teori pendidikan Islam dan membantu mereka dalam merumuskan kembali teori-teori pendidikan Islam yang relevan dengan arus dinamika zaman yang senantiasa berubah.

o   Dari segi politik pengambil kebijakan pendidikan Islam, untuk membantu mereka dalam membenahi sistem pengawasan dan mempertimbangkan kebijakan yang akn diterapkan dalam sistem pendidikan nasional (Islam).

 

 

 

BAB III

 PENUTUP

1.     Kesimpulan

Evaluasi pada hakikatnya adalah upaya untuk mencari informasi apakah proses, tujuan, kebijakan, atau kondisi yang diinginkan telah dicapai. Untuk mengetahui ini perlu ditentukan apa sesungguhnya sasaran yang dievaluasi, beserta domain, dimensi serta indikator-indikatornya. Lalu bagaimana teknik yang valid dan reliable untuk bisa digunakan menggali informasi.

Berdasarkan penjelasan di atas, maka fungsi evaluasi pembelajaran adalah Pertama, untuk perbaikan dan pengembangan sistem pembelajaran. Sebagaimana Anda ketahui bahwa pembelajaran sebagai suatu sistem memiliki berbagai komponen, seperti tujuan, materi, metoda, media, sumber belajar, lingkungan, guru dan peserta. Dengan demikian, perbaikan dan pengembangan pembelajaran harus diarahkan kepada semua komponen pembelajaran tersebut.

Kedua, untuk akreditasi. Dalam UU.No.20/2003 Bab 1 Pasal 1 Ayat 22 dijelaskan bahwa “akreditasi adalah kegiatan penilaian kelayakan program dalam satuan pendidikan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan”. Salah satu komponen akreditasi adalah pembelajaran. Artinya, fungsi akreditasi dapat dilaksanakan jika hasil evaluasi pembelajaran digunakan sebagai dasar akreditasi lembaga pendidikan.

Informasi Evaluasi dapat digunakan untuk membantu memutuskan kesesuaian dan keberlangsungan dari tujuan pembelajaran, Kegunaan materi pembelajaran, Dan untuk mengetahui tingkat efisiensi dan efektifitas dari strategi pengajaran (metode dan Teknik belajar mengajar) Yang digunakan.

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

Sofan Amri, Pengembangan dan Model Pembelajaran dalam Kurikulum 2013, ( Jakarta: PT Prestasi Pustakarya,2013)

 

Sitiatava Rizema Putra, Desain Evaluasi Belajar Berbasis Kinerja, (Yogyakarta: Diva Press, 2013)

Farida Yusuf Tayibnapis, Evaluasi Program dan Instrumen Evaluasi untuk Program Pendidikan dan Penelitian(Cet. I; Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2008)

Elis ratna wulan dan A. Rusdiana, Evaluasi Pembelajaran



[1] Sofan Amri, Pengembangan dan Model Pembelajaran dalam Kurikulum 2013, ( Jakarta: PT Prestasi Pustakarya,2013), h. 207.

[2] Sitiatava Rizema Putra, Desain Evaluasi Belajar Berbasis Kinerja, (Yogyakarta: Diva Press, 2013), h. 73.

[3] ibid

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Makalah Neo-Sufisme: Konsep dan Prospeknya di Dunia Islam Modern

  Makalah Neo-Sufisme: Konsep dan Prospeknya di Dunia Islam Modern Pendahuluan Ketika arus modernisasi menghujani dunia Islam, proses modern...