Rabu, 30 Mei 2018

Pengertian Reward and Punishment


Reward artinya ganjaran, hadiah, penghargaan atau imbalan. Reward sebagai alat pendidikan diberikan ketika seorang anak melakukan sesuatu yang baik, atau telah berhasil mencapai sebuah tahap perkembangan tertentu, atau tercapainya sebuah target. Dalam konsep pendidikan, reward merupakan salah satu alat untuk peningkatan motivasi para peserta didik. Reward bertujuan agar seseorang menjadi giat lagi usahanya untuk memperbaiki atau meningkatkan prestasi yang telah dapat dicapainya.[1]
Sementara punishment diartikan sebagai hukuman atau sanksi. punishment biasanya dilakukan ketika apa yang menjadi target tertentu tidak tercapai, atau ada perilaku anak yang tidak sesuai dengan norma-norma yang diyakini oleh sekolah tersebut. hukuman yang dilakukan mesti bersifat pedagogies, yaitu untuk memperbaiki dan mendidik ke arah yang lebih baik. Seorang guru atau orang tua diperbolehkan memukul dengan pukulan yang tidak keras. Ini dilakukan ketika beberapa cara seperti menasehati, menegur, tidak mempan juga. Hukuman ini terutama menyangkut kewajiban shalat bagi anak-anak yang usianya telah mencapai sepuluh tahun.[2]
B.     Hadits dan Isi Kandungan

كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُفُّ عَبْدَ اللهِ وَ عُبَيْدَ اللهِ وَ كَثِيْرًا مِنْ بَنِيْ الْعَبَّاسِ ثُمَّ يَقُوْلُ مَنْ سَبَقَ اِلَيَّ فَلَهُ كَذَا وَ كَذَا قَالَ فَيَسْتَبِقُوْنَ اِلَيْهِ فَيَقَعُوْنَ عَلَى ظَهْرِهِ وَ صَدْرِهِ فَيَقَبَّلُهُمْ وَ يَلْزَمُهُمْ (رَوَاهُ اَحْمَدْ )
“Pada suatu ketika Nabi membariskan Abdullah, Ubaidillah, dan anak-anak paman beliau, Al-Abbas. Kemudian, beliau berkata : “ Barang siapa yang terlebih dahulu sampai kepadaku, dia akan mendapatkan ini dan itu.” Lalu mereka berlomba-lomba untuk sampai kepada beliau. Kemudian mereka merebahkan diri di atas punggung dan dada beliau. Kemudian, beliau menciumi dan memberi penghargaan.” ( HR. Ahmad )

Isi Kandungan
Bawasannya dalam hadits di atas menjelaskan berlomba-lombalah didalam mencari ilmu, barang siapa yang bersungguh-sungguh dan pasti akan memperoleh hasil yang ia inginkan. Dalam hadits tersebut di jelaskan bawasannya siapa yang terlebih dahulu memperoleh sebuah ilmu ebahkandan ilmu itu dapat di terima, maka sebuiah hadiah atau penghargaan pastilahj ia dapatkan.  Dikatakan dalam hadits tersebut bahwa Rasulullah merebahkan punggung dan dada beliau untuk mereka (anak-anak) yang berlomba-lomba datang menemui Rasulullah, dan bagian ketika sampai kepada Rasulullah beliau memberikan sebuah hadiah atau penghargaan bagi mereka karena sampai terlebih dahulu ke pada Rasulullah, maka kita sebagai Pendidik sebaiknya memberikan apresiasi atau hadiah kepada peserta didik sehingga peserta didik akan senang atas apa yang telah ia capai. Seorambering pendidik harus mampu memberikan metode-metode dan strategi yang menyenangkan agar peserta didik tidak merasa bosan dengan pelajaran.
C.    Keseimbangan antara Reward and Punishment
Segala sesuatu perlu ukuran, perlu keseimbangan. Yaitu proporsi ukuran yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Belum tentu ukuran tersebut harus berbagi sama. Keseimbangan imbalan dan hukuman pun tidak berarti harus diberikan dalam porsi sama, satu-satu.
Metode pemberian hukuman adalah cara terakhir yang dilakukan, saat sarana atau metode lain mengalami kegagalan dan tidak mencapai tujuan. Saat itu boleh melakukan penjatuhan hukuman. Dan ketika menjatukan hukuman harus mencari waktu yang tepat serta sesuai dengan kadar kesalahan yang dilakukan.[3]



[1]Muhammad Kosim, Antara Reward dan Punishment, Rubrik Artikel, Padang Ekspres, Senin,   09Juni 2008.hlm. 1
[2] Muhammad Jameel Zeeno, Resep Menjadi Pendidik Sukses Berdasarkan Petujuk Al-Qur’an dan     Teladan Nabi Muhammad, Jakarta ; Hikmah, 2005, hlm. 114
[3] http : //my opera.com/Subchi-Al-Fikri/blog/penghargaan(reward)-dan-hukuman(punishment)-dalam-pendidikan-islam.diakses,tanggal25Sep15,pukul16:20

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Makalah Neo-Sufisme: Konsep dan Prospeknya di Dunia Islam Modern

  Makalah Neo-Sufisme: Konsep dan Prospeknya di Dunia Islam Modern Pendahuluan Ketika arus modernisasi menghujani dunia Islam, proses modern...