Senin, 17 Oktober 2016

pemujamu

Hanya sesaat tatapan yang bisa kubiaskan untukmu
Sesungguhnya kidung kerinduan ini ingin menyampaikan sebuah rasa padamu
Meski kata terbatas pada keberanian untuk melafadzkannya
Mestinya sudahlah cukup buatmu bisa mengartikan rasa yang ku pendam
Meski pertemuan singkat itu sekejap mata
Namun ada makna dalam setiap tarikan dan hembusan nafas
Ada harapan dalam degup jantung
Semua bernadzar kepadamu

Disini,
Didadaku tersimpan harapan
Dihatiku bersemayam keinginan
Namun bagaimana ku harus sampaikan kepadamu jika setiap menatap wajahmu bibirku kelu?
Bagaimana harus ku luahkan kejujuran atas rasa cinta dan rinduku?
Tak bosan kuberharap pada Allah atas keikhlasan jiwamu
Seandainya rasaku ini sama dengan rasamu
Karena sebenarnya hanya satu lafadz yang ingin kuluahkan dihadapanmu
Namun diri ini tak sanggup
Hanya cinta dalam diam yang membelenggu ku
Dan aku hanya akan menjadi sang pengagum rahasia mu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Makalah Neo-Sufisme: Konsep dan Prospeknya di Dunia Islam Modern

  Makalah Neo-Sufisme: Konsep dan Prospeknya di Dunia Islam Modern Pendahuluan Ketika arus modernisasi menghujani dunia Islam, proses modern...