Senin, 01 April 2024

Unsur Warna Desain Grafis

 Setiap warna mempunyai karakteristik yang berbeda. Dengan menggunakan warna, Desain dapat dikomunikasikan kepada audience secara efektif. Warna merupakan kualitas rupa yang dapat membedakan kedua objek atau bentuk yang identik, ukuran dan nilai gelap terangnya. Warna berkaitan langsung dengan perasaan dan emosi, karena itu warna menjadi unsur penting dalam ungkapan seni rupa dan desain. Warna dapat dikenali melalui bentuk, sebaliknya bentuk bisa dikenali dengan warna. Warna yang terserap, sangat ditentukan oleh adanya pancaran cahaya. Warna benda - benda yang dilihat sesungguhnya adalah pantulan dari cahaya yang menimpanya, karena warna merupakan unsur cahaya.Warna adalah faktor yang sangat penting dalam komunikasi visual. Warna dapat memberikan dampak psikologis, sugesti, suasana bagi yang melihatnya. pencampuran cahaya Warna yang bersumber dari cahaya disebut warna aditif / Additive Colors yang diciptakan dengan spektral didalam kombinasi yang bermacam-macam. Menambahkan semua warna secara bersama - sama akan menciptakan warna putih, di mana semua panjang gelombang kelihatan dipancarkan kembali ke mata. Additive colors digunakan untuk lighting, video, dan monitor. Monitor sebagai contoh, menciptakan warna dengan memancarkan cahaya melalui merah, hijau dan biru fosfor.

Pengertian Warna Pada Desain Grafis

Warna adalah suatu fenomena alam yang terjadi karena adanya unsur cahaya, objek, dan observer (mata atau alat ukur) yang kemudian menjadi kesan dari cahaya yang dipantulkan oleh benda-benda sehingga menampilkan spektrum warna berdasarkan pengalaman dari indra penglihatan.

Warna merupakan unsur cahaya yang dipantulkan oleh sebuah benda dan selanjutnya diinterpretasikan oleh mata berdasarkan cahaya yang mengenai benda tersebut. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2007), warna adalah kesan yang diperoleh mata dari cahaya yang dipantulkan oleh benda-benda yg dikenainya. Definisi warna secara obyektif atau fisik adalah sifat cahaya yang dipancarkan. Sedangkan definisi secara subyektif atau psikologis merupakan bagian dari pengalaman indra penglihatan. Warna juga diasumsikan sebagai reaksi otak terhadap rangsangan visual khusus.

Proses terlihatnya warna adalah dikarenakan adanya cahaya yang menimpa suatu benda, dan benda tersebut memantulkan cahaya ke mata (retina) kita hingga terlihatlah warna. Benda berwarna merah karena sifat pigmen benda tersebut memantulkan warna merah dan menyerap warna lainnya. Benda berwarna hitam karena sifat pigmen benda tersebut menyerap semua warna. Sebaliknya suatu benda berwarna putih karena sifat pigmen benda tersebut memantulkan semua warna.

Proses terlihatnya warna adalah dikarenakan adanya cahaya yang menimpa suatu benda, dan benda tersebut memantulkan cahaya ke mata (retina) kita hingga terlihatlah warna. Benda berwarna merah karena sifat pigmen benda tersebut memantulkan warna merah dan menyerap warna lainnya. Benda berwarna hitam karena sifat pigmen benda tersebut menyerap semua warna pelangi. Sebaliknya suatu benda berwarna putih karena sifat pigmen benda tersebut memantulkan semua warna pelangi. Sebagai bagian dari elemen tata rupa, warna memegang peran sebagai sarana untuk lebih mempertegas dan memperkuat kean atau tujuan dari sebuah karya desain.

Ada beberapa istilah warna dalam teori warna antara lain:

  • Warna netral yakni warna putih dan warna hitam, digunakan untuk memudakan warna atau membuat warna lebih terang dan menuakan warna atau membuat warna lebih gelap.
  • Hue ialah macam-macam warna dalam satu jenis warna. (warna dasar)  Misalnya: merah darah, merah hati, merah jambu, merah terang, merah rose dan merah jingga.
  • Value (gelap terang) ialah tingkat gelap ataupun terangnya warna. Warna paling terang ialah putih dan warna paling gelap ialah hitam. Semakin terang warnanya semakin tinggi valuenya
  • Saluration/ Intensity (intensitas warna) atau kualitas warna adalah tingkat kecerahan dan kemuraman suatu warna. Warna cerah ialah warna yang cerah bersinar (spot light) dan warna muram ialah warna kusam atau tidak bersinar.
  • Contrast (kontras) ialah perbedaan dua jenis warna atau lebih yang masing-masing warna sangat berbeda hue nya.
  • Complement (komplementer) ialah dua jenis warna yang saling berhadapan dalam lingkaran warna. Seperti merah dengan hijau, biru dengan jingga dan kuning dengan ungu. Misalnya : merah dengan hijau, kuning dengan violet, biru dengan orange.
  • Monocrome (monokrom) ialah warna yang memiliki kesamaan hue atau warna sejenis (sekeluarga). Warna yang mempunyai kesamaan hue misalnya keluarga merah yang terdiri dari merah hitam, merah coklat, merah muda,  dan merah jambu.
  • Monotone (monoton) ialah warna yang mempunyai nuansa yang sama (senada), misalnya warna-warna gelap. Warna-warna gelap antara lain coklat, hijau tua dan biru tua.
  • Analog (bertetangga atau berdekatan) ialah warna yang tidak kontras, tidak komplementer. 
  • Warna harmonis adalah kombinasi warna-warna yang saling berdekatan dalam lingkaran warna dasar.

Unsur - Unsur Warna 

Menurut Dameria (2007), warna terdiri dari tiga unsur yaitu cahaya, objek, dan observer. Adapun penjelasan unsur-unsur warna tersebut adalah sebagai berikut:

a. Cahaya 

Cahaya yang dilihat melalui mata sebenarnya merupakan bagian dari spectrum gelombang elektromagnetik. Seberapa terangnya cahaya dinyatakan dalam color temperature dengan satuan derajat Kelvin. Semakin tinggi nilai color temperature warna akan menghasilkan warna bluish (kebiruan) dan semakin rendah nilai color temperaturenya akan menghasilkan warna yellowish (kekuningan). Sumber cahaya yang berbeda tentu akan memberikan warna yang berbeda pula terhadap objek yang dilihat. Beberapa sumber cahaya yang ada antara lain matahari, lampu bohlam, lampu TL, atau lampu khusus lainnya.

b. Objek/Benda 

Objek hanya memantulkan, meneruskan atau menyerap cahaya yang datang mengenainya. Objek dipengaruhi oleh bahan pembentuknya maupun permukaan objek tersebut seperti mengkilap, doft, plastic, metal, textile, cat metalik dan sebagainya. Sebagai contoh, sebuah cahaya yang mengenai sebuah mobil berwarna merah, maka seluruh warna akan diserap oleh mobil kecuali warna merah yang akan dipantulkan dan ditangkap oleh mata sebagai warna merah.

c. Pengamat (observer) 

Untuk melihat suatu warna, tentu harus ada mata. Mata sebagai panca indra mempunyai struktur yang begitu unik dan kompleks di dalamnya antara lain retina, pupil dan reseptor serta komponen lainnya. Panjang gelombang yang diterima oleh mata selanjutnya diteruskan ke otak manusia sebagai memori dan diberi deskripsi.

Unsur warna dalam desain grafis

  • Merah

Merah itu objek unsur api, darah dll.

Citra positifnya emosi yang kuat, energy keberanian, pejuang, gairah dan kemauan keras.

Negatifnya nafsu, aktif, agresif, marah, dominasi, panas, bahaya di dalam yang lain unsur warna merah juga tidak di anjurkan dalam sebuah ruang rapat, rumah sakit atau kantor polisi karena akan memperuncing atau meledakan masalah.

  • Biru tua

Dari objek alam langit di malam hari citra konsentransi kooperatif cerdas tenang bijaksana integritas dan juga masih banyak lagi.

Negatifnya kaku, keras, perasa, serius disukai bayak laki laki warna ini, terlihat lebih berwibawa ,ingin dihormati dan bijaksana cocok untuk para desain grafis pada benda benda yang bersifat teknologi dan futuristik seperti computer dan lain lain

  • Biru muda

objeknya langit lautan terlalu alam sekali

positifnya ketenangan ketentraman kesedihan teduh kepercayaan

negatifnya santai, tidak enak di makan biru juga warna favorit pria juga suasana dengan nuansa lebih bersa lebih religious meningkatkan produktifitas dalam belajarnya

bisa juga di anggap warna yang bersih jadi paslah untuk kamar mandi namun disini warna biru tidak cocok untuk dapur karna itu menurut orang kebanyakan warna biru bisa merusak nafsu seseorang jadi kayaknya jarang makanan yang warna biru namun tidak kemungkinan juga sih

  • Hijau

objeknya alam pohon, tumbuhan citranya alami, sehat, kesuburan penyuburan, muda pembaharuan, sukses keinginan, keberuntungan dll

negatif kurang formal, kurang serius, terlalu umum alias kurang bagus tapi hanya untuk beberapa orang

biasanya di gunakan relaksasi menetralisir mata menenangkan hati pikiran juga dan juga merangsang kreatifitas karna dalam warna hijau mata itu dapat menyejukan mata jadi dapat ampuh untuk menenangkan juga di medan pertempuran juga cocok menggunakan warna hijau karna dapat mudah untuk penyamaran

Jenis-Jenis Warna 

Menurut teori yang dikemukakan oleh Brewster (1831), bahwa warna–warna yang ada di alam terdiri dari empat kelompok warna, yaitu warna primer, sekunder, tersier, dan netral. Menurut Nugraha (2008), penjelasan mengenai klasifikasi warna tersebut adalah sebagai berikut:

a. Warna Primer 

Warna primer atau warna dasar adalah warna yang tidak berasal dari campuran dari warna-warna lain. Warna primer terdiri dari warna merah, kuning, dan hijau. Sedangkan warna-warna lain terbentuk dari kombinasi warna-warna primer. Secara teknis, warna merah, kuning, dan biru bukan warna pigmen primer. Tiga warna pigmen primer adalah magenta, kuning, dan cyan. Oleh karena itu, apabila menyebut merah, kuning, biru sebagai warna pigmen primer, maka merah adalah cara yang kurang akurat untuk menyebutkan magenta, sedangkan biru adalah cara yang kurang akurat untuk menyebutkan cyan.

Warna Primer

Berdasarkan campuran yang dihasilkan, warna primer dibagi menjadi dua jenis, yaitu: 

Campuran warna additif. Yang termasuk di dalam warna primer additif yaitu merah, hijau dan biru. Campuran warna merah dan hijau, menghasilkan warna kuning atau oranye. Campuran hijau dan biru menghasilkan nuansa biru kehijau-hijauan, sedangkan campuran merah dan biru menghasilkan nuansa ungu. Campuran dengan proporsi seimbang dari warna additif primer menghasilkan nuansa warna kelabu. Jika ketiga warna ini di satu penuh, maka hasilnya adalah warna putih. Ruang warna/model warna yang dihasilkan disebut dengan RGB (red, green, blue/merah, hijau, biru). 

Warna Primer

Campuran warna subtraktif. Campuran kuning dan biru kehijau-hijauan (cyan) menghasilkan warna hijau, campuran kuning dengan ungu kemerah-merahan (magenta) menghasilkan warna merah, sedangkan campuran ungu kemerah-merahan dengan biru kehijau-hijauan menghasilkan warna biru. Dalam teori, campuran tiga pigmen ini dalam ukuran yang seimbang akan menghasilkan warna kelabu, dan akan menjadi hitam jika ketiganya dicampur secara penuh. Namun, jika dipraktikkan hasilnya cenderung menjadi warna kotor kecokelatan. Oleh karena itu, sering kali dipakai warna keempat, yaitu hitam, sebagai tambahan dari biru kehijau-hijauan, ungu kemerah-merahan, dan kuning. Ruang warna yang dihasilkan kemudian disebut dengan CMYK (Cyan, Magenta, Yellow, Black).

b. Warna Sekunder 

Warna sekunder adalah pencampuran warna-warna primer dengan perbandingan 1:1, misalnya warna jingga adalah hasil pencampuran warna merah dengan kuning, warna hijau adalah campuran warna biru dengan kuning, warna ungu adalah campuran warna merah dengan biru.

Pada prinsipnya teori untuk pigmen seharusnya bisa diterapkan untuk warna cat juga. Tetapi cat yang mula-mula dipakai, pencampurannya dilakukan jauh sebelum adanya ilmu pengetahuan warna modern, dan karena pigmen yang tersedia pada masa itu juga terbatas. Khususnya warna pigmen cyan dan magenta alami sulit didapat, oleh karena itu dipakai warna biru dan merah. Dengan demikian sampai saat ini secara luas diajarkan bahwa merah, kuning dan biru adalah warna primer sedangkan jingga/oranye, hijau dan ungu adalah warna sekunder.

Warna Sekunder

c. Warna Tersier 

Warna tersier merupakan campuran satu warna primer dengan satu warna sekunder. Misal warna hijau kekuning-kuningan campuran dari kuning dengan hijau, biru kehijau-hijauan campuran dari warna biru dan hijau, biru violet campuran dari warna biru dengan violet, violet kemerah-merahan campuran dari merah dengan violet, merah jingga campuran dari warna merah dengan jingga, kuning jingga campuran dari warna kuning dengan jingga.

Warna Tersier

Istilah warna tersier pada awalnya dicetusnya merujuk pada warna-warna netral yang dibuat dengan mencampur tiga warna primer dalam sebuah ruang warna. Ini akan menghasilkan warna putih atau kelabu, dalam sistem warna cahaya adiktif, sedangkan dalam sistem warna subtraktif pada pigmen atau cat akan menghasilkan warna coklat, kelabu dan hitam.

Warna Tersier

d. Warna Netral 

Warna netral adalah hasil campuran ketiga warna dasar dalam proporsi 1:1:1. Campuran menghasilkan warna putih atau kelabu dalam sistem warna cahaya aditif, sedangkan dalam sistem warna subtraktif pada pigmen atau cat akan menghasilkan coklat, kelabu, atau hitam. Warna netral sering muncul sebagai penyeimbang warna-warna kontras di alam.

Menurut teori Munsell, bahwa tiga warna utama sebagai dasar dan disebut warna primer, yaitu merah (M), kuning (K), dan biru (B). Apabila warna dua warna primer masing-masing dicampur, maka akan menghasilkan warna kedua atau warna sekunder. Bila warna primer dicampur dengan warna sekunder akan dihasilkan warna ketiga atau warna tersier. Bila antara warna tersier dicampur lagi dengan warna primer dan sekunder akan dihasilkan warna netral.

Teori Warna 

Terdapat beberapa teori yang dijelaskan oleh para ahli, antara lain adalah sebagai berikut:

a. Teori Newton 

Pembahasan mengenai keberadaan warna secara ilmiah dimulai dari hasil temuan Sir Isaac Newton yang dimuat dalam bukunya berjudul Optics pada tahun 1704. Newton mengungkapkan bahwa warna itu ada dalam cahaya. Hanya cahaya satu- satunya sumber warna bagi setiap benda. Asumsi yang dikemukakan oleh Newton didasarkan pada penemuannya dalam sebuah eksperimen. Di dalam sebuah ruangan gelap, seberkas cahaya putih matahari diloloskan lewat lubang kecil dan menerpa sebuah prisma. Ternyata cahaya putih matahari yang bagi kita tidak tampak berwarna, oleh prisma tersebut dipecahkan menjadi susunan cahaya berwarna yang tampak di mata sebagai cahaya merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu, yang kemudian dikenal sebagai susunan spektrum dalam cahaya. Jika spektrum cahaya tersebut dikumpulkan dan diloloskan kembali melalui sebuah prisma, cahaya tersebut kembali menjadi cahaya putih. Jadi, cahaya putih (seperti cahaya matahari) sesungguhnya merupakan gabungan cahaya berwarna dalam spektrum.

b. Teori Young dan Helmholtz 

Thomas Young seorang ilmuwan berkebangsaan Inggris adalah orang pertama kali memberi dukungan yang masuk akal terhadap pernyataan Newton tentang penglihatan warna. Asumsi Newton tentang penglihatan, cahaya dan keberadaan warna- warna benda diuji kembali. Young membenarkan beberapa asumsi-asumsi Newton, tapi Young menolak pernyataan Newton yang menyatakan bahwa mata memiliki banyak reseptor untuk menerima bermacam warna. Pada tahun 1801 Thomas Young mengemukakan hipotesis bahwa mata manusia hanya memiliki tiga buah reseptor penerima cahaya, yaitu reseptor yang peka terhadap cahaya biru, merah dan hijau. Seluruh penglihatan warna didasarkan pada ketiga reseptor tersebut. Tetapi Young hampir tidak melakukan eksperimen apa pun untuk mendukung pernyataannya.

Seorang ahli penglihatan Jerman Hermann von Helmholtz menghidupkan dan menjelaskan kebenaran teori Young. Hasil usaha bersama ini kemudian terkenal dengan Teori Young-Helmholtz atau Teori Penglihatan Tiga Warna atau Teori Tiga Reseptor. Melalui ketiga reseptor pada retina mata kita dapat melihat semua warna serta membeda- bedakannya. Jika cahaya menimpa benda, maka benda tersebut akan memantulkan satu atau lebih cahaya dalam spektrum. Jika cahaya yang dipantulkan tersebut menimpa mata, maka reseptor-reseptor di retina akan terangsang salah satunya, dua, atau ketiganya sekaligus. Jika cahaya biru sampai ke mata, reseptor yang peka birulah yang terangsang, dan warna yang tampak adalah biru. Jika reseptor hijau yang terangsang, maka warna yang tampak adalah hijau, dan kalau reseptor merah yang terangsang warna yang tampak adalah merah.

c. Teori Maxwell 

James Clerck Maxwell membuat serangkaian percobaan dengan menggunakan proyektor cahaya dan penapis (filter) berwarna. 3 buah proyektor yang telah diberi penapis (filter) warna yang berbeda disorotkan ke layar putih di ruang gelap. Penumpukan dua atau tiga cahaya berwarna ternyata menghasilkan warna cahaya yang lain (tidak dikenal) dalam pencampuran warna dengan menggunakan tinta/cat/bahan pewarna. Penumpukan (pencampuran) cahaya hijau dan cahaya merah, misalnya menghasilkan warna kuning. Hasil eksperimen Maxwell menyimpulkan bahwa warna hijau, merah dan biru merupakan warna-warna primer (utama) dalam pencampuran warna cahaya. Warna primer adalah warna-warna yang tidak dapat dihasilkan lewat pencampuran warna apa pun. Melalui warna-warna primer cahaya ini (biru, hijau, dan merah) semua warna cahaya dapat dibentuk dan diciptakan.

Psikologi Warna 

Psikologi warna adalah sebuah sensasi cahaya yang disalurkan ke otak melalui penglihatan. Secara psikologi, penampilan yang paling indah adalah penampilan yang mempunyai warna. Secara mendasar setiap warna memiliki potensi untuk memberikan efek pada seseorang secara mental dan emosional. Penggunaan warna berkaitan dengan kondisi psikologis seseorang yang akan mempengaruhi tubuh, pikiran, emosi dan keseimbangan dari ketiganya. Membayangkan warna akan menghasilkan getaran dengan frekuensi tertentu jika diarahkan ke pusat-pusat energi tubuh, hal ini dapat menghasilkan berbagai efek psikologis dan fisik.

Berikut ini adalah beberapa warna dan pengaruhnya terhadap sifat dan psikologi manusia: 

Biru. Warna yang selalu dihubungkan dengan langit dan air seperti kehidupan dan kekuatan. Warna ini mempunyai sifat yang dingin, pasif dan tenang. Oleh karena itu, warna ini sangat cocok untuk area yang membutuhkan konsentrasi atau suasana meditasi. 

Kuning. Sebagai salah satu warna primer, warna kuning merupakan warna yang sangat positif, memiliki efek yang kuat dan dikaitkan dengan kecerdasan serta kepercayaan. Warna ini juga dapat mempengaruhi seseorang dalam mengeliminasi pemikiran negatif dan memberi semangat, sehingga sangat membantu dalam menghadapi rasa takut dan depresi.

Merah. Warna merah mempunyai sifat sebagai pelambang keberanian dan kebahagiaan. Warna ini merupakan warna paling panas dan memiliki gelombang warna paling panjang sehingga cepat tertangkap mata. Itu sebabnya warna merah banyak disenangi anak-anak dan wanita. 

Oranye. Oranye merupakan warna yang melambangkan persahabatan juga warna yang paling hangat karena memiliki dua energi warna yaitu merah yang panas dan kuning yang lembut. Pada otak manusia, warna ini juga mampu merangsang kreativitas dan daya cipta. 

Hijau. Hijau adalah warna yang langsung mengasosiasikan pengamatnya akan pemandangan alam. Warna ini mempunyai sifat yang menyejukkan, kesan segar, ringan, dan menyenangkan. Oleh karena itu, hijau sangat tepat untuk merefleksikan kesegaran dan relaksasi. 

Ungu. Merupakan warna yang unik karena karakternya berubah-ubah tergantung intensitas yang dimilikinya. Warna ungu tua berkarakter misterius, mistis dan angkuh. Sebaliknya, warna ungu muda pastel justru memiliki karakter yang lembut, ringan, dan menyenangkan.

Fungsi warna CMYK dan RGB.

Konsep Warna

Dalam pengolahan image, dikenal dua macam paling populer yang menjadi standar internasional yaitu RGB dan CMYK.

  • RGB adalah singkatan dari Red-Green_Bue. 3 warna dasar yang dijadikan patokan warna secara universal (primary colors), dengan basis RGB, seorang desainer bisa mengubah warna ke dalam kode-kode angka sehingga warna tersebut akan tampil universal. Dasar warna ini menjadi standar pasti dalam konteks profesional, seorang desainer tidak bisa mengatakan sebuah warna berdasarkan pertimbangan subjektif, misal: biru muda menurut orang awan adalah birunya langit di siang yang cerah, hal ini bisa jadi berbeda bagi orang lain dengan pertimbangan yang lain pula. Untuk menyamakan persepsi dalam definisi warna perlu adanya standa rinternasional dalam dalam konteks kerja profesional. Dengan standar RGB seorang desainer dapat mengatakan warna dengan komposisi angka yang jela, warna biru memiliki komposisi perpaduan antara unsur Red, Green, Blue dengan derajat angka untuk R; 115-G: 221 – B : 240.

  • Standar warna internasional lainnya yang digunakan untuk dunia percetakan adalah  CMYK yang merupakan singkatan dari Cyan – Magenta – Yellow, dan K mewakili warna hitam. Seeperti halnya RGB, CMYK menggunakan standarisasi warna dalam koordinat, Rangenya antara 0 – 100 sehingga kehadiran unsur K sangat menentukan, Berapapun koordinat CMY-nya selama K-nya 100 maka warna tersebut akan jadi warna hitam. CMYK merupakan standar warna berbasis pigment based, menyesuaikan diri dengan standar industri printing. Sampai saat ini  dunia cetak mencetak memakai 4 warna dasar dalam membuat warna apapun.

Warna CMYK dan RGB merupakan dua komponen penting dalam teori warna. Dua komponen ini menjadi dasar dalam membentuk warna – warna lain. Sebelum membuat suatu desain, desainer harus menentukan terlebih dahulu desain tersebut akan dicetak atau hanya dipresentasikan melalui media monitor. Mengapa? Karena warna CMYK dan RGB akan menghasilkan hasil yang berbeda ketika ditampilkan dalam bentuk visual di monitor dan ketika dicetak. Lalu bagaimana cara mengatasi perbedaan ini?

Langkah pertama adalah dengan mengetahui perbedaan dari warna CMYK dan warna RGB. Warna CMYK merupakan singkatan dari Cyan, Magenta, Yellow, dan Black. Warna CMYK seringkali digunakan untuk percetakan karena tinta di percetakan terdiri dari warna Cyan, Magenta, Yellow, dan Black. Warna CMYK sendiri masih memantulkan sedikit warna – warna di RGB. Warna Cyan memantulkan warna Red atau Merah. Warna Magenta memantulkan warna Green atau Hijau dan warna Yellow memantulkan warna Blue atau Biru. Pantulan tersebut tidak diinginkan, disebut juga dengan hue error. Untuk menyiasatinya maka diberikan warna Black atau yang disebut Key dalam warna CMYK agar tiap komponen warna menjadi lebih pekat dan tidak memantulkan hue error tadi.

Sedangkan warna RGB merupakan warna Red, Green dan Blue. Ketiga warna ini menghasilkan kecerahan warna yang lebih cerah daripada warna CMYK. Karena itu, warna RGB sangat baik digunakan untuk presentasi visual di monitor. Bagi para desainer grafis, warna RGB lah yang paling sering digunakan. Namun, bagi mereka desainer grafis yang memiliki peminatan di bagian percetakan akan lebih sering memakai warna CMYK.

B. Persamaan dan perbedaan warna CMYK dengan RGB.

Dalam dunia desain ada 2 macam unsur warna yaitu CMYK dan RGB. Apa persamaan dan perbedaan antara kedua type warna tersebut dan apa hubungannya dalam desain grafis. 

Persamaan :

CMYK & RGB itu sama-sama warna primer.

Perbedaan:

No

RGB

CMYK

1

Merupakan warna primer yang digunakan pada monitor

Merupakan warna primer yang digunakan banyak printer

2

Lebih digunakan untuk desain yang nantinya ditampilkan ke layar monitor

Lebih digunakan untuk desain yang nantinya ditampilkan ke media cetak

3

Jika dicampur semua akan menghasilkan warna putih

Jika dicampur semua akan menghasilkan warna hitam


Kesimpulan :

Untuk hasil terbaik pencetakan :

  • Gunakan warna CMYK
  • Kenali semua karakteristik perangkat anda (scanner, printer, monitor dll) dengan baik.

Untuk desain web dan desain grafis (output monitor)

  • Gunakan warna RGB
  • Biasakan mengerjakan dalam ruang cahaya yang terkontrol. mengerjakan desain pada siang dan malam hari juga menghasilkan perbedaan warna yang berbeda (terutama untuk RGB)

Soal Uji Kompetensi Unsur Tata Letak Garis - Desain Grafis Kelas 10

 Soal Uji Kompetensi Unsur Tata Letak Garis - Desain Grafis Kelas 10 dan kunci jawaban terbaru. Pembagian naskah latihan ini ditujukan untuk jurusan SMK dalam menghadapi ujian penilaian Uji Kompetensi Unsur Tata Letak Garis.

Dasar Desain Grafis merupakan salah satu mata pelajaran dasar program keahlian untuk semua kelas 10 SMK disemua jurusan. Penilaian Uji Kompetensi Unsur Tata Letak Garis dilaksanakan guna mengukur capaian kompetensi siswa.

Mendapatkan nilai yang baik tentu menjadi hal yang diinginkan terutama bagi yang ingin melanjutkan kuliah maupun langsung bekerja.

Berikut Contoh Soal Uji Kompetensi Unsur Tata Letak Garis - Desain Grafis Kelas 10

Soal dan jawaban dasar desain grafis kelas 10 semester 1 bab 1 unsur dan tata letak desain grafis:

A. Soal Pilihan Ganda Unsur Tata Letak Garis - Desain Grafis Kelas 10

1. Suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin disebut....
A. Desain
B. Grafis
C. Desain grafis
D. Desainer grafis
E. Grafik

Jawaban: C. Desain grafis

2. Proses untuk membuat dan menciptakan objek baru yang erat kaitannya dengan seni untuk mencapai tujuan tertentu disebut....
A. Desain
B. Grafis
C. Desain grafis
D. Desainer grafis
E. Grafik

Jawaban: A. Desain

3. Kata grafis dapat juga diartikan sebagai....
A. Grafik
B. Citra visual
C. Karya seni
D. Desain
E. Rancangan visual

Jawaban: B. Citra visual

4. CorelDraw dapat melakukan eksport format file berikut, kecuali
A. PDF
B. AI
C. PSD
D. TIFF
E. DOC

Jawaban: E. DOC

5. Mengungkapkan kesan stabil, statis, tenang, kekuatan, atau kemegahan adalah kesan yang ditimbulkan oleh garis....
A. 
Unsur Tata Letak Garis

B.
Unsur Tata Letak Garis



C.

Unsur Tata Letak Garis


D.

Unsur Tata Letak Garis


E. 

Unsur Tata Letak Garis



Jawaban: E. 


6. Garis berikut yang memberikan kesan gairah, semangat, dinamika, atau gerak cepat adalah....

A. 
Unsur Tata Letak Garis


B.
Unsur Tata Letak Garis



C.

Unsur Tata Letak Garis

D.

Unsur Tata Letak Garis


E. 

Unsur Tata Letak Garis





Jawaban: E. 


7. Unsur yang digunakan sebagai pembatas antarruang dalam seni desain grafis, yaitu....
A. Garis
B. Warna
C. Bidang
D. Gelap-terang
E. Pencahayaan

Jawaban: A. Garis

8. Perangkat lunak grafis yang biasa digunakan untuk menata letak halaman koran adalah....
A. Adobe Photoshop
B. CorelDraw
C. Adobe InDesign
D. 3D Studio Mix
E. Macromedia FreeHand

Jawaban: C. Adobe InDesign

9. Logo yang dianggap gambar/simbol disebut dengan....
A. Logogram
B. Merek
C. Ikon
D. Brand
E. Ilustrasi
Jawaban: A. Logogram

10. Dengan adanya benda atau unsur garis pada sebuah bidang maka akan terlihat adanya...
A. Garis
B. Bidang
C. Warna
D. Ruang
E. Ilustrasi

Jawaban: E. Ilustrasi

11. Gabungan dari titik titik-titik yang memiliki arah, panjang, dan ketebalan tertentu, serta menjadi batas limit suatu bidang atau warna disebut sebagai....
A. Bidang
B. Ilustrasi
C. Tipografi
D. Garis
E. Tekstur

Jawaban: D. Garis

12. Asal kata ilustrasi berasal dari bahasa latin, yaitu....
A. Ilustration
B. Illustrate
C. Ilustratse
D. Ilustrat
E. Ilustrate

Jawaban: B. Illustrate

13. Bagian yang terpenting untuk menarik perhatian dan pertama kali dibaca dalam tipografi disebut dengan....
A. subheadline
B. body copy
C. logo type
D. subjudul
E. headline

Jawaban: E. headline

14. Tingkat kemudahan mata mengenali suatu karakter rupa huruf/tulisan tanpa harus bersusah payah disebut dengan....
A. legibility
B. Tipografi
C. readability
D. Fokus
E. Indera

Jawaban: A. legibility

15. Yang tidak termasuk sifat permukaan tekstur adalah....
A. Licin
B. Halus
C. Kasar
D. Cepat
E. Mengkilap

Jawaban: D. Cepat

B. Soal Essai Unsur Tata Letak Garis - Desain Grafis Kelas 10

1. Apa yang dimaksud gelap terang?

Jawaban: efek pencahayaan yang ada pada karya seni rupa.

2. Sebutkan kegunaan unsur gelap-terang dalam desain grafis!

Jawaban: memberikan efek tiga dimensi.

3. Jelaskan kegunaan unsur tekstur pada desain grafis! 

Jawaban: untuk merepresentasikan sifat dari permukaan.

4. Apakah yang membentuk ruang dalam seni desain grafis?

Jawaban: Unsur garis

5. Sebutkan beberapa fungsi khusus ilustrasi!

Jawaban: 
1. Memberikan gambaran setiap karakter dalam cerita.
2. Memberikan gambaran alat yang digunakan dalam tulisan ilmiah.
3. memberikan gambaran langkah kerja.
4. Mengkomunikasikan cerita.
5. Menerangkan konsep yang akan disampaikan.

Manfaat Menjadi Desainer Grafis

 Bidang desain grafis saat ini begitu banyak diminati. Setiap perusahaan yang bergerak dibidang apapun mulai membutuhkan seorang desainer grafis. Desain grafis biasanya dibutuhkan untuk sebuah advertising atau senjata untuk promosi sebuah perusahaan. Berikut kita akan membahas apa saja sih keuntungan menjadi seorang desainer grafis.

Desain grafis adalah sebuah proses komunikasi menggunakan berbagai jenis elemen visual, seperti tulisan, bentuk, dan gambar yang dimaksudkan untuk menciptakan persepsi akan suatu pesan yang disampaikan. Bidang ini kita menyebutnya proses komunikasi visual.

Seorang desainer grafis harus mampu menyampaikan pesan-pesan yang ingin dia sampaikan menggunakan berbagai macam elemen visual. Keberhasilan semua proses komunikasi visual ini biasanya ditunjukan dengan persepsi baru yang orang lain dapatkan.

Misalnya, penggunakan visual sign/rambu-rambu jalan. Elemen visual yang sederhana, tapi bisa dipaham para pengendara. Sign dilarang parkir, maka tidak akan ada orang yang akan parkir ditempat tersebut. Kecuali manusia bebal yang tidak mengerti rambu-rambu.

Keuntungan Menjadi Desainer Grafis

Mengekspresikan Kreatifitas Kamu

Sebagai seorang desainer grafis kalian bisa dengan leluasa mengekspresikan kreatifiasmu. Jika kalian merasa gelisah dengan masalah politik dinegeri ini, kamu bisa mengekspresikannya dengan membuat beberapa desain yang menyindir bagaimana politik dinegeri ini.

Saat ini kegelisahan yang dialami kebanyakan desainer adalah tentang urusan bayaran. Banyak klien yang ingin mendapatkan desain bagus tapi tidak mau bayar mahal. Dan konyolnya lagi, desain itu harus cepat selesai. Bahkan ada yang menyindir tentang harga teman, atau gratis.

Dengan ilmu desain yang kamu miliki, kamu bisa membuat sebuah poster sederhana atau meme untuk menyindir fenomena ini. Bahkan ada yang membuat meme tentang kegalauan cinta versi desainer grafis.

Menjalankan Studio Sendiri

Kalian ingin memiliki studio desain sendiri? Sekarang saatnya kalian mulai mewujudkan impian itu. Jangan ditunda lagi. Skill desain yang kalian miliki memungkinkan kalian untuk mewujudkan mimpi tersebut. Sekarang tinggal niat kamu saja. Jangan terlalu berekspektasi terlalu tinggi, cukup ciptakan studio desain kamu dari kecil-kecilan dulu. Cari nama, buat desain logo, dan promosikan. Salah satu alat yang mungkin kalian butuhkan dalam menjalankan studio desain mungkin

Bekerja Dimana Saja

Saya sendiri terkadang suka bekerja dimana saja, dirumah ataupun ditempat yang menurut saya asik buat bekerja. Sebagian orang mengatakan bekerja full-time dikantor kadang membuatnya kehilangan kreatifitas, tapi sebagai desainer grafis kamu bisa bekerja dimana saja yang kalian mau. Dengan catatan, kalian memang tidak terikat pada jam kantor atau sebagai freelancer.

Jika kalian belum bisa membangun studio desain kalian sendiri, kalian bisa memulai dengan menjadi freelancer terlebih dahulu. Hitung-hitung mengasah skill dan mencari pengalaman.

Potensial Freelancer

Jika kalian ingin memulai karir sebagai freelancer, desain grafis sangat berpotensial untuk hal ini. Seperti poin sebelumnya, dengan menjadi freelancer kamu bisa bekerja dimana saja, kapanpun tanpa harus terikat waktu (cuma deadline yang mengikat). Saat ini banyak website yang membantu para freelancer mendapatkan projek. Di Indonesia sendiri ada sribu.com, sribulancer, project.co.id, freelancer.co.id kalau di luar ada 99design.com, elance.com, upwork.com, freelancer.com, dan banyak lagi.

Selain itu, peluang dari jenis desain juga banyak, ada desain logo, pakaian, website, iklan, kemasan dan lain-lain.

Istilah Desain Grafis

 Dunia desain grafis tentu tahu berbagai istilah yang sering digunakan dalam desain grafis. Tapi untuk kamu yang mungkin belum paham dalam dunia ini sedangkan di sekelilingmu mempunyai teman yang berprofesi sebagai desainer grafis, lalu ketika ngobrol dan mereka menggunakan istilah istilah desain kamu jadi merasa tidak nyambung. Tenang saja kamu tidak perlu takut lagi, kali ini ane akan memberikan istilah istilah dan singkatan yang sering digunakan para desainer.

Untuk pekerja lepas ini juga penting atau untuk kamu yang ingin memulai bisnis, lalu kamu ingin minta di desain kan sesuatu. Akan merasa tidak nyambung ketika sang desainer kamu sedang menjelaskan sesuatu sedangkan kamu tidak mengerti sama sekali. Jadi tidak ada salahnya buat kamu semua untuk mengetahui istilah dalam dunia desain grafis ini.

Mengetahui istilah dalam dunia desain grafis

  • Tipografi (TYPOGRAPHY)

Dalam Bahasa computer type artinya adalah bentuk tulisan, jadi tipografi ini menjelaskan bagaimana aransemen dari tulisan tulisan ini terhadap visual desain.

Sederhananya, Tipografi adalah seni mengatur huruf atau tulisan. Tipografi menjadi salah satu dasar desain grafis yang sangat penting dan setiap desainer grafis harus memahaminya lebih dalam.

  • Raster dan Vektor

Gambar raster atau ada yang menyebut gambar bitmap adalah gambar yang terbentuk dari kumpulan pixel atau titik yang tersusun menjadi warna dan bentuk tertentu.

Contoh gambar raster adalah foto. Photoshop dan GIMP adalah salah satu raster editor yang paling familiar. Dengan software ini kamu bisa memanipulasi warna dan merubah sifat piksel.  Namun karena raster mengandung jumlah piksel tertentu yang terbatas, merubah ukuran bisa menjadi lebih rumit.  Misalnya, jika piksel sebuah foto berukuran kecil dan kamu ingin membesarkannya, maka kualitas foto akan menurun.

Raster dan Vektor

Gambar vektor terdiri dari titik-titik (point) yang masing-masing ditentukan oleh titik koordinat X dan Y. Titik-titik ini berpadu menjadi sebuah bentuk tertentu, dan kamu bisa mengisinya dengan warna.

Gambar vektor bisa diubah menjadi ukuran berapapun tanpa harus takut kehilangan kualitas gambar.  Contoh software pengolah vektor  adalah Adobe Illustrator, CorelDraw dan Inkscape.

Karena gambar vektor ini fleksibel dari segi ukuran maka menjadi software yang paling direkomendasikan untuk membuat logo atau ilustrasi atau grafis lain yang akan ditempatkan diberbagai media dengan banyak ukuran yang berbeda.

  • Typeface dan Font

Typeface:

Typeface merupakan “perwajahan” yang membentuk karakteristik suatu kumpulan huruf sehingga membedakannya dengan jenis huruf yang lain.

Font:

Font adalah suatu kumpulan lengkap dari huruf, angka, simbol, atau karakter yang memiliki ukuran dan karakter tertentu.

  • Lettering dan Kaligrafi

Lettering:

Lettering merupakan seni menggambar huruf dengan lebih dari satu goresan (multiple strokes). Alat tulis yang digunakan dalam membuat lettering sangat beragam, seperti marker, brush pen, gel pen, kapur dan lain-lain. Lettering lebih dikenal dengan istilah “hand lettering“.

Lettering

Kaligrafi:

Kaligrafi merupakan seni membuat huruf menggunakan dip-pen dengan goresan tunggal (single stroke). Goresan yang tercipta dibuat dengan kekuatan tekanan yang beragam sehingga menghasilkan garis tipis tebal yang indah. Goresan menurun (downstroke) memiliki garis tebal, sementara goresan naik (upstroke) tipis, halus dan melayang.

  • CMYK DAN RGB

CMYK adalah singkatan dari Cyan Magenta Yellow Black. Ini adalah warna standar desain yang akan dikirim ke proses cetak atau printer. Jadi jika kamu ingin mengirim desain brosur ke dalam mesin cetak, gunakanlah pengaturan warna CMYK atau kamu akan mendapatkan hasil cetak yang berbeda dari yang terlihat dimonitor.

Warna RGB (Red Green Blue) adalah tipikal warna yang digunakan untuk tampilan monitor komputer atau televisi, kamera digital, smartphone dll.

Karena CMYK memiliki gamut warna yang terbatas dibanding RGB, maka akan beresiko kehilangan warna ketika mengkonversi warna RGB ke CMYK.  Maka berhati-hatilah saat mendesain, selalu perhatikan outputnya nanti akan dibawa kemana, cukup tampil dimonitor atau akan ke proses cetak.

  • DPI DAN PPI

Resolusi terkadang menjadi istilah yang membingungkan. Ada dua singkatan saat kita membicarakan tentang resolusi yaitu DPI dan PPI.

DPI harus kamu perhatikan saat membuat atau mengedit gambar untuk dicetak. DPI atau Dot Per Inch mengacu pada jumlah titik per inci per halaman cetak.  Secara umum, semakin banyak dor per inci maka kualitasnya akan semakin baik.  Standar DPI untuk printing adalah 300 DPI.

Sedangkan PPI adalah Pixel Per Inch yang mengacu pada jumlah piksel per inci dalam sebuah gambar.  Jika kamu memberbesar sebuah gambar di Photoshop, maka akan mengurangi jumlah piksel per incinya, artinya kualitas gambar akan menurun.

Ingat ya gaes, resolusi hanya berlaku untuk pengolahan gambar raster, karena vektor tidak bekerja menggunakan itu.

  • LOGO VS BRAND

Logo adalah salah satu karya grafis yang kuat; logo yang baik bekerja sebagai pengingat instan dari perusahaan atau produk tertentu dan bagi desainer sendiri mewakili sebuah tantangan besar dalam merumuskan esensi klien menjadi sebuah gambar tunggal.  Logo yang baik bisa bertahan dalam waktu yang lama (timeless) dan akan mudah dikenal oleh banyak orang bahkan hanya dengan sebuah potongan kecil logo.

Jenis Desain Grafis

 Dalam desain grafis, Ada beberapa jenis Kemampuan orang untuk membuat Desain tersebut. Tapi tidak sedikit juga yang dapat mencakup semuanya. Berikut sebagian jenis desainer grafis :

Dreafter

Desainer khusus untuk membuat arsitektur dan rancangan bangun yang simetris dan digunakan untuk keperluan pembuatan sesuatu yang memerlukan ketelitian tinggi. Drafter ini membutuhkan orang orang yang ahli dalam bidang Autocard, Archicard, 3D revit architectur. Sangan dibutuhkan didunia arsitektur.

Editor

Desainer khusus untuk membuat cover, sampul, banner, dsb. dan membuat karya desain grafis seperti : brosur, kartu nama, logo, pin, poster, dsb. yang memerlukan pandangan dan software yang harus dikuasai yaitu : CorelDraw, Photoshop, freehand, Ilustrator, sangat dibutuhkan didunia periklanan dan publikasi.

Layouter

Desainer khusus untuk membuat tataan layout sebuah majalah ataupun koran dan harus memiliki feel untuk tata letak agar terlihat enak. Sedangkan aplikasi yang harus dikuasai Oleh layouter yaitu Adobe Page Maker, MS.publisher, Adobe InDesign, sangat dibutuhkan dipercetakan dan diindistri Koran/buku/majalah.

Art Director

Desainer khusus membuat karya seni yang dibuat dari komputer komputer yang digunakan untuk visual effect ataupun hanya hiasan saja. Membutuhkan kreativitas yang sangat tinggi untuk membuat karya yang sangat bagus. Sedangkan software yang harus dikuasai oleh Art Director adalah : CorelDraw, Photoshop, Photo Paint, Art Creator. Sangat dibutuhkan dalam dunia perfilman dan foto editing efek.

Animator

Desainer khusus bekerja dalam bidang motion graphic, iklan atau film fantasi. Jaris memiliki daua tahan tinggi, pengetahuan yang cukup tinggi, pengalaman, dan harus menguasai software Macromedia Flash, Adobe Flash, After Effect, 3d maya, gif animator, dan corel rave. sangat dibutuhkan didunia perfilman dan pertelevisian.

Video Editor

Desainer khusus untuk mengedit video ataupun film dan juga merangkup sebagai Video shooter, harus memiliki imajinasi tinggi dan harus menguasai Adobe After effects, 3d maya, adobe premier, ulead video studio, sony vegas, pinneacle. sangat dibutuhkan didunia perfilman dan Industri musik

PENGERTIAN DESAIN GRAFIS

 Desain diterjemahkan sebagai seni terapan, arsitektur, dan berbagai pencapaian kreatif lainnya. Dalam sebuah kalimat, kata “desain” bisa digunakan baik sebagai kata benda maupun kata kerja. Sebagai kata kerja, “desain” memiliki arti “proses untuk membuat dan menciptakan obyek baru”. Sebagai kata benda, “desain” digunakan untuk menyebut hasil akhir dari sebuah proses kreatif, baik itu berwujud sebuah rencana, proposal, atau berbentuk obyek nyata.

Grafika adalah segala cara pengungkapan dan perwujudan dalam bentuk huruf, tanda, dan gambar yang diperbanyak melalui proses percetakan guna disampaikan kepada khalayak. Contohnya adalah foto, gambar/drawing, Line Art, grafik, diagram, tipografi, angka, simbol, desain geometris, peta, gambar teknik, dan lain-lain. Seringkali dalam bentuk kombinasi teks, ilustrasi, dan warna.

Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam disain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. disain grafis diterapkan dalam disain komunikasi dan fine art. Seperti jenis desain lainnya, disain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (disain).

PRINSIP DESAIN GRAFIS

Desain grafis juga memiliki prinsip seperti halnya manusia, seseorang dikenal karena prinsipnya, prinsip utama harus ditampilkan dalam sebuah desain grafis sehingga karya tersebut komunikatif, sedangkan unsur yang lainnya ditampilkan sekedar dan tidak mengalahkan unsur utama. Semuanya itu tergantung selera desainer grafis, klien dan khalayak yang menjadi sasaran pesan.

  • Kesederhanaan

Hal ini sangat logis demi kepentingan kemudahan pembaca memahami isi pesan yang disampaikan. Dalam penggunaan huruf sebuah berita misalnya. Huruf judul (headline), subjudul dan tubuh berita (body text) sebaiknya jangan menggunakan jenis font yang ornamental dan njilimet, seperti huruf blackletter yang sulit dibaca. Desainer grafis lazim juga menyebut prinsip ini sebagai KISS (Keep It Simple Stupid). Prinsip ini bisa diterapkan dengan penggunaan elemen ruang kosong (white space) dan tidak menggunakan terlalu banyak unsur-unsur aksesoris. Seperlunya saja.

  • Keseimbangan

Keseimbangan adalah keadaan atau kesamaan antara kekuatan yang saling berhadapan dan menimbulkan adanya kesan seimbang secara visual. Prinsip keseimbangan ada dua, yaitu: keseimbangan formal (simetris) dan keseimbangan informal.

Keseimbangan formal memberikan kesan sempurna, resmi, kokoh, yakin dan bergengsi. Keseimbangan formal juga menyinggung mengenai konsistensi dalam penggunaan berbagai elemen desain. Semisal wana logo. Dalam desain kartu nama desain dibuat dengan full color (F/C). Tetapi dengan pertimbangan agar desain lebih variatif dan tidak membosankan, maka pada media desain yang berbeda Anda membuat logo tersebut dengan warna duotone. Nah, pada kondisi ini, gagasan variasi desain sebaiknya tidak diperlukan. Apa jadinya kalau logo tersebut adalah logo sebuah produk barang. Konsistensi juga sangat diperlukan sebagai kesan identitas yang melekat pada sebuah merek produk. Kita tidak mau konsumen sampai lupa pada produk yang dijual. Sedangkan keseimbangan informal bermanfaat menghasilkan kesan visual yang dinamis, bebas, lepas, pop, meninggalkan sikap kaku, dan posmodernis.

Untuk menciptakan keseimbangan:

  1. Ulangi bentuk tertentu secara berkala, baik secara vertikal maupun horizontal.
  2. Pusat elemen pada halaman.
  3. Menempatkan beberapa visuals kecil di satu daerah untuk menyeimbangkan satu blok besar gambar atau teks.
  4. Gunakan satu atau dua bentuk aneh dan membuat bentuk biasa.
  5. Keringanan teks potong-berat dengan terang, berwarna-warni visual.
  6. Meninggalkan banyak spasi besar sekitar blok teks atau foto gelap.
  7. Offset besar, gelap foto atau ilustrasi dengan beberapa lembar teks kecil, masing-masing dikelilingi oleh banyak spasi.

  • Kesatuan

Kesatuan adalah kohesi, konsistensi, ketunggalan atau keutuhan, yang merupakan isi pokok dari komposisi. Contohnya adalah ilustrasi, garis dan teks diberi raster sehingga memberikan kesan kesatuan terhadap pesan yang dimaksud. Untuk membuat persatuan:

  1. Gunakan hanya satu atau dua typestyles dan berbeda ukuran atau berat untuk kontras seluruh publikasi, presentasi, atau situs web.
  2. Konsisten dengan jenis font, ukuran, dan gaya untuk judul, subheads, keterangan, headers, footers, dll di seluruh publikasi, presentasi, atau situs web.
  3. Menggunakan palet warna yang sama di seluruh.
  4. Mengulang warna, bentuk, atau tekstur yang berbeda di seluruh wilayah.
  5. Pilih visuals yang berbagi serupa warna, tema, atau bentuk.
  6. Memperderetkan foto dan teks yang sama dengan grid baris.

  • Penekanan (aksentuasi)

Penekanan dimaksudkan untuk menarik perhatian pembaca, sehingga ia mau melihat dan membaca bagian desain yang dimaksud. Kalau dalam konteks desain surat kabar ini bisa dilakukan dengan memberikan kotak raster atas sebuah berita. Hal ini akan mengesankan pentingnya berita itu untuk dibaca oleh pembaca. Atau juga membesarkan ukuran huruf pada judul berita, sehingga terlihat jauh berbeda dengan berita lainnya. Penekanan juga dilakukan melalui perulangan ukuran, serta kontras antara tekstur, nada warna, garis, ruang, bentuk atau motif.

Untuk membuat penekanan:

  1. Gunakan rangkaian merata spaced, persegi di samping foto yang digariskan foto dengan bentuk yang tidak biasa.
  2. Letakkan bagian yang penting dari teks pada sudut melengkung atau sekaligus menjaga semua jenis yang lainnya di kolom lurus.
  3. Gunakan huruf tebal, hitam untuk judul dan jenis subheads ringan teks dan banyak lainnya untuk semua teks.
  4. Tempat yang besar di sebelah gambar kecil sedikit teks.
  5. Reverse (gunakan jenis putih) yang utama dari sebuah kotak hitam atau berwarna.
  6. Gunakan warna yang tidak biasa atau jenis font yang paling penting untuk informasi.
  7. Letakkan daftar yang ingin Anda sorot di sidebar dalam kotak berbayang.

  • Irama (repetisi)

Irama merupakan pengulangan unsur-unsur pendukung karya seni. Irama merupakan selisih antara dua wujud yang terletak pada ruang, serupa dengan interval waktu antara dua nada musik beruntun yang sama. Desain grafis mementingkan interval ruang atau kekosongan atau jarak antar obyek. Misalnya jarak antarkolom. Jarak antar teks dengan tepi kertas, jarak antar 10 foto di dalam satu halaman dan lain sebagainya.

Untuk membuat rhythm:

  1. Ulangi sejumlah elemen berbentuk mirip, bahkan dengan spasi putih di antara masing-masing, untuk menciptakan sebuah ritme biasa.
  2. Ulangi rangkaian semakin besar elemen yang lebih besar dengan spasi putih di antara setiap ritme yang progresif.
  3. Alternatif gelap, huruf tebal dan ringan, tipis jenis.
  4. Alternatif gelap halaman (dengan banyak jenis grafik atau gelap) dengan cahaya halaman (dengan jenis lebih sedikit dan berwarna muda grafis).
  5. Mengulang bentuk yang sama di berbagai bidang sebuah layout.
  6. Ulangi elemen yang sama pada posisi yang sama pada setiap halaman yang dicetak penerbitan seperti newsletter.

Proporsi (Proportion)

Proporsi termasuk prinsip dasar tata rupa untuk memperoleh keserasian. Untuk memperoleh keserasian dalam sebuah karya diperlukan perbandingan – perbandingan yang tepat. Pada dasarnya proporsi adalah perbandingan matematis dalam sebuah bidang. Proporsi Agung (The Golden Mean) adalah proporsi yang paling populer dan dipakai hingga saat ini dalam karya seni rupa hingga karya arsitektur. Proporsi ini menggunakan deret bilangan Fibonacci yang mempunyai perbandingan 1:1,618, sering juga dipakai 8 : 13. Konon proporsi ini adalah perbandingan yang ditemukan di benda-benda alam termasuk struktur ukuran tubuh manusia sehingga dianggap proporsi yang diturunkan oleh Tuhan sendiri. Dalam bidang desain proporsi ini dapat kita lihat dalam perbandingan ukuran kertas dan layout halaman.

Makalah Neo-Sufisme: Konsep dan Prospeknya di Dunia Islam Modern

  Makalah Neo-Sufisme: Konsep dan Prospeknya di Dunia Islam Modern Pendahuluan Ketika arus modernisasi menghujani dunia Islam, proses modern...